Skip to main content

YANG DICINTAI ALLAH



ORANG-ORANG yang dicintai ALLAH S.W.T terdiri daripada 18 golongan

1. At-Tawwabin. Orang-orang yang bertaubat
… Sesungguhnya ALLAH menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. (QS. Al-Baqarah [2]: 222)

2. Al-Mutathohirin. Orang-orang yang suka bersuci /menjaga wudhu
… Sesungguhnya ALLAH menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. (QS. Al-Baqarah [2]: 222)

3. Al-Muqsithin. Orang-orang yang adil
… sesungguhnya ALLAH menyukai orang-orang yang adil. (QS. Al-Maa’idah [5]: 42)

4. Al-Muttaqin. Orang-orang yang taqwa
… maka sesungguhnya ALLAH menyukai orang-orang yang bertakwa. (QS. Al-Imran [3]: 76)

5. Al-Muhsinin. Orang-orang yang suka berbuat kebaikan
(iaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. ALLAH menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS. Ali ‘Imran [3]: 134)

6. Al-Mutawakilin. Orang-orang yang bertawakal kepada ALLAH
Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada ALLAH. Sesungguhnya ALLAH menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-NYA.
(QS. Ali ‘Imran [3]: 159)

7. As-Shobirin. Orang-orang yang sabar
ALLAH menyukai orang-orang yang sabar. (Ali ‘Imran [3]: 146)

8. Orang-orang yang mengikuti Rasul. 
Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai ALLAH, ikutilah aku, niscaya ALLAH mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” ALLAH Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(QS. Ali ‘Imran[3]:31)


9. Orang-orang yg berperang di jalan ALLAH.
Sesungguhnya ALLAH menyukai orang yang berperang di jalan-NYA dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kukuh. (QS. Ash-Shaff [61]: 4)

10. Orang-orang yang tidak suka mengeluarkan kata-kata yang keji, berfikir mandiri, sabar dan rajin melakukan solat malam.
Imam al-Baqir as berkata, ”Sesungguhnya ALLAH mencintai orang yang (apabila) bersenda gurau tidak mengeluarkan kata-kata yang keji, yang berfikir mandiri, selalu bersabar (apabila) sendirian, dan suka melakukan solat malam”

11. Orang-orang yang hatinya senantiasa sedih namun tetap bersyukur kepada ALLAH subhana wa Ta'ala
Imam Ali Zainal ‘Abidin as berkata, ”Sesungguhnya ALLAH mencintai setiap hati yang selalu merasa sedih, dan setiap hamba yang selalu bersyukur.”

12. Orang-orang yang memiliki sifat malu (al-hayya’) dan santun (al-halim).
Rasulullah saw. bersabda, ”Sesungguhnya ALLAH mencintai orang yang memiliki sifat malu, orang yang senantiasa santun, orang yang selalu menjaga kesucian dirinya (‘afif) , dan orang yang enggan berbuat keji (muta’afiffah)”


13. Orang-orang yang rajin solat malam, bersedekah, dan tidak takut mati di jalan ALLAH.
Rasulullah saw bersabda, ”Tiga macam orang yang ALLAH ‘Azza wa Jalla mencintai mereka iaitu mereka yang senantiasa bangun di malam hari (untuk mengerjakan soalat malam) lalu membaca
Kitab ALLAH (Al-Quran), mereka yang senang bersedekah dengan tangan kanannya sambil menyembunyikannya dari tangan kirinya, dan mereka yang mengalahkan dan mengusir musuhnya dalam perang sementara kawan-kawannya menyerah diri kepada musuh.”

14. Orang-orang yang saling mencintai di jalan ALLAH, bersilaturahim dan bertawakkal kepada ALLAH.
Di dalam hadits Mi’raj diriwayatkan bahwa ALLAH ‘Azza wa Jalla telah berfirman, ”Wahai Muhammad! Wajib bagi-KU mencintai orang-orang yang saling mencintai di jalan-KU, dan wajib bagi-KU mencintai orang-orang yang saling berkasih sayang di jalan-KU, dan wajib bagi-KU mencintai orang-orang yang suka bersilaturrahim di jalan-KU, dan wajib bagi-KU mencintai orang-orang yang senantiasa bertawakkal kepada-KU…”

15. Orang-orang yang mencintai amal yang diwajibkan kepadanya.
ALLAH Tabaraka Ta’ala berfirman, ”Tiada yang lebih AKU cintai dari seorang hamba-KU daripada kecintaan sang hamba kepada apa yang telah AKU wajibkan baginya.”

16. Orang-orang yang mampu meredam kemarahannya dengan santun.
Rasulullah saw bersabda, ”Wajiblah kecintaan ALLAH ke atas orang yang marah tetapi ia mampu meredam kemarahannya dengan santun”

17. Orang-orang yang banyak mengingat mati.
Rasulullah SAW bersabda, ”Barangsiapa yang banyak mengingat kematian niscaya ALLAH mencintainya.”

18. Orang-orang yang mencintai apa yang dicintai ALLAH dan Rasul-NYA, dan membenci apa yang dibenci ALLAH dan Rasul-NYA.
Seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah saw, ”Aku ingin sekali menjadi orang yang dicintai ALLAH dan Rasul-NYA”.
Rasulullah S.A.W pun berkata, ”Cintailah apa yang dicintai ALLAH dan Rasul-NYA, dan bencilah apa yang dibenci oleh ALLAH dan Rasul-NYA”

Mudah-mudahan kita termasuk di dalam golongan yang dicintai ALLAH S.W.T.

Comments

Popular posts from this blog

PERLUKAH BERI BANTUAN?

BENARKAH MEREKA YANG MENERIMA BANTUAN ITU MEMALUKAN DAN MENYUSAHKAN? Nabi S.A.W sebelum wafat berpesan: " Sesungguhnya mereka yang paling baik di kalanganku ialah mereka yang meminta haknya daripadaku atau menghalalkannya agar aku bertemu dengan Tuhanku dalam keadaan yang baik.." (Kitab Al A'adalah Fil Islam)  Sebagai pemimpin yang baik dan berkebajikan maka ingatlah bahawa... 1-Ada rakyat faqir miskin yang memerlukan bantuan, itulah ujian bagi mereka. ALLAH juga beri ujian kepada yang memegang kekayaan, adakah mereka amanah dengan harta yang ALLAH telah berikan. 2-Kadangkala rakyat yang hidup sederhana juga, walaupun mungkin tidak miskin, tetapi dalam keadaan tertentu turut memerlukan bantuan. Maka pemerintah kena bantu kebajikan mereka. 3-Ada rakyat yang asalnya kaya dan banyak duit, tapi kerana potongan cukai, insuran, hutang dan sebagainya terpaksa memerlukan bantuan. Maka pemerintah yang berkebajikan mestilah membantu Daripada hadis di atas, Nabi S.A.W. menyatakan ba...

KEMURUNGAN

  1. APA ITU KEMURUNGAN Kemurungan adalah gangguan perasaan seseorang yang menyebabkan seseorang itu merasa sedih yang berpanjangan, keletihan dan ketiadaan tenaga, cepat marah serta hilang minat dalam aktiviti harian. Ia berlarutan sekurang-kurangnya dalam masa 2 minggu. Penyakit ini boleh dihidapi oleh sesiapa sahaja tidak kira umur, jantina atau bangsa. Kemurungan boleh berlangsung sehingga berbulan-bulan atau bertahun-tahun. 2. PENYEBAB/PUNCA KEMURUNGAN • Perubahan kimia dalam otak iaitu berlaku ketidakseimbangan kimia (Neurotransmitter Serotonin dan Neropinephine) • Baka keturunan : seseorang yang mempunyai keluarga yang pernah menghidapinya • Persekitaran : Peristiwa hidup dan kekurangan sokongan keluarga sosial • Ubat-ubatan : Sesetengah jenis ubat darah tinggi boleh mencetuskan episod kemurungan. Walau bagaimanapun, ia akan beransur hilang apabila ubat tersebut diberhentikan • Penyakit-penyakit lain : Seseorang penyakit lain seperti gangguan fungsi thyroid hypothyroidsm bol...

JANGAN BUAT 24 PERKARA INI

Ingat!! 1*Jangan sengaja lewatkan solat. Perbuatan in tidak disukai oleh ALLAH s.w.t. 2*Jangan masuk ke bilik air tanpa memakai alas kaki(selipar).Dikhuatiri terbawa keluar najis dan mengotori seluruh rumah kita. 3*Jangan makan dan minum dalam bekas yang pecah @ sumbing. Makruh kerana ia membahayakan. 4*Jangan biarkan pinggan mangkuk yang telah digunakan tidak berbasuh. Makruh dan mewarisi kepapaan. 5*Jangan tidur selepas solat Subuh, nanti rezeki mahal (kerana berpagi-pagi itu membuka pintu berkat). 6*Jangan makan tanpa baca BISMILLAHHIRRAHMANNIRAHIM dan doa makan.Nanti makanan yang dimakan adalah dari muntah syaitan. 7*Jangan keluar rumah tanpa niat membuat kebajikan @ kebaikan.Takut-takut mati dalam perjalanan. 8*Jangan pakai kasut atau selipar yang berlainan pasangan. Makruh dan mewarisi kepapaan. 9*Jangan biar mata liar di perjalanan. Nanti hati kita gelap diselaputi dosa. 10*Jangan bergaul bebas di tempat kerja. Banyak buruk dari baikn...